HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip
Jam

Kalender


Pengunjung

Display
Slogan

Tonase Angkutan Barang Akan Ditertibkan

image

Cegah Kerusakan Jalan dan Jembatan

Tonase Angkutan Barang Akan Ditertibkan

TANA PASER – Mulai awal September ini, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan melakukan pembatasan muatan kendaraan angkutan barang yang melintasi jalan-jalan kabupaten. Seluruh kendaraan harus patuh pada tata cara pemuatan daya angkut sesuai dimensi kendaraan dan kelas jalan. Bagi pelanggar, akan dijatuhi sanksi (pidana) sebagaimana diatur dalam UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sebagaimana diutarakan langsung Bupati HM Ridwan Suwidi, kegiatan itu bertujuan mencegah kerusakan jalan dan jembatan akibat beban muatan angkutan barang yang melebihi ketentuan atau tidak sesuai dengan kelas jalan. Pertimbangan lainnya adalah terkait akan dilaksanakannya pengaspalan jalan Long Kali menuju simpang Munggu.

“Dalam waktu segera, jalan dari Long Kali ke simpang Munggu akan diaspal. Tetapi untuk merawatnya, muatan kendaraan angkutan barang harus dijaga. Sebab kalau tidak, jalan ini akan cepat rusak. Mungkin umurnya tidak sampai satu tahun,” ungkap Ridwan Suwidi, saat mengontrol hasil pembangunan jalan pada ruas jalan Long Kali – Mendik – Munggu – Muara Pias – Muara Toyu, pada Selasa (28/8).

Monitoring itu dilaksanakan bersama Wakil Bupati HM Mardikansyah SH MAP, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Paser. Antara lain Asisten I Drs H Heriansyah Idris MSi, Asisten II Ir Asmuni Samad MSi, Kepala Dinas Bina Marga Pengairan dan Tata Ruang Ir Bachtiar Effendi MT, Kepala Bagian Pembangunan Ir Amiruddin Ahmad MAP, Camat Long Kali M Juhri SE, serta pejabat terkait lainnya.

Sementara itu Kepala Seksi Lalu Lintas Dishubkominfo Paser Suryawan SHI menerangkan, jalan kelas tiga diperuntukkan kendaraan ukuran lebar maksimal 2,1 meter, panjang 9 meter, tinggi 3,5 meter dan muatan terberat 8 ton. Untuk menegakkan aturan itu, Pemkab Paser telah membangun pos angkutan jalan di empat lokasi yakni Long Kali, Lolo, Petangis dan Binangon.

“Pos jaga ini telah diaktifkan sejak Maret lalu dengan menempatkan dua petugas dari Dishubkominfo di setiap pos. Kami juga sudah melakukan sosialisasi UU No 22/2009 kepada pengemudi. Pelaksanaan penindakan pelanggaran direncanakan mulai 2 September. Razia ini akan dilaksanakan bersama kepolisian dan TNI,” beber Suryawan.

 Lantaran belum adanya jembatan timbang, pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada invoice (faktur) angkutan, atau melihat kondisi bak kendaraan.

“Kalau muatannya melebihi bak, jelas itu lebih dari 8 ton. Sesuai arahan Bupati dan Wabup, sanksinya, muatan akan diturunkan. Tetapi kami mengimbau para pengguna fasilitas jalan Kabupaten Paser untuk tidak melakukan pelanggaran,” sambungnya. (humaspro)

Mon, 3 Sep 2012 @07:36
Tags: atewe


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+1+6

Copyright © 2014 Jimi paser · All Rights Reserved