HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip
Jam

Kalender


Pengunjung

Display
Slogan

Sosialisasi Pembnagunan Berakhir di Muara Komam

image

TANAH GROGOT – Perjalanan sosialisasi pembangunan Kabupaten Paser 2011 ke sepuluh kecamatan akhirnya berakhir di Kecamatan Muara Komam pekan lalu. Tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang sama di kecamatan lain, sosialisasi di Muara Komam mengemukakan sejumlah isu pembangunan yang belum diakomodir 2011.

Salah satu isu yang paling menonjol adalah ambruknya jembatan menuju desa Long Sayo dan Swan Slutung, yang merupakan akses satu-satunya yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Akibatnya, masyarakat dari kedua desa itu yang hendak menuju ibukota kecamatan harus menggunakan jasa penyeberangan dengan biaya 50 ribu rupiah.

Alternatif lain, mereka bisa mengambil jalan memutar dengan melewati hutan belantara yang memakan waktu lebih lama. Kepala Desa Swan Slutung M Hasan mengatakan dirinya meninggalkan rumah sekitar pukul 06.00 pagi untuk bisa menghadiri pertemua di kantor camat pada pukul 10.00.

“Kalau jembatan tidak rusak, maka kami biasa meninggalkan rumah jam 8 pagi. Tapi tadi pagi kami harus berangkat dua jam lebih awal, dan masuk keluar hutan seperti Rambo untuk bisa sampai di sini,” tutur Hasan.

Jembatan tersebut ambruk beberapa waktu lalu akibat tidak bisa menahan beban kendaraan yang membawa bahan bangunan untuk membangun SD di desa Long Sayo. Kepala Desa Long Sayo Logam K mengatakan bahwa sekolah tersebut harus dibangun dengan beton suoaya tahan lama. “Kalau mau membangun pakai kayu kami sudah lama lakukan, tapi kami mau bangunan yang berbeda,” jelas Logam.

Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga, Pengairan dan Tata Ruang Ir Bachtiar Effendi MT mengatakan bahwa kapasitas jembatan itu memang tidak bisa menahan beban mobil besar dengan angkutan berat seperti bahan bangunan, karena hanya merupakan jembatan gantung dan tidak bisa dilewati beban yang lebih dari 2 kubik.

“Jembatan itu sudah mau diganti dengan rangka baja, tapi karena dulu sudah mendesak maka diperbaiki saja dengan biaya 1.4 M supaya cepat selesai. Sebelum digunakan dulu kami juga sudah meninjau bersama Bupati, dan menurut prediksi jembatan itu bisa bertahan 2-3 tahun,” terang Bachtiar. ( hp4)

 

Foto : Sosialisasi pembangunan di Muara Komam.

 

 

Wed, 3 Aug 2011 @10:26


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+2+9

Copyright © 2014 Jimi paser · All Rights Reserved