HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip
Jam

Foto

www.flickr .com
photo humaspro's items Go to photo humaspro's photostream

Kalender


Pengunjung

Display

Photo Flipbook Slideshow Maker

Slogan

Lintas sejarah

image

Lintas Sejarah Kabupaten Paser

Kabupaten paser awalnya adalah Kabupaten Pasir sebagai daerah otonomi Kalimantan Timur yang pengesahannya berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 1959  tentang Penetapan UU Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan, dengan sebutan Daerah Swatantra Tingkat II Pasir.

Sebelum UU 27 Tahun 1959 ditetapkan, daerah Pasir berbentuk kewedanaan yang berada dalam wilayah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri     yang dikeluarkan di Yogyakarta pada tanggal 29 Juni 1959 Nomor C-17/15/3 yang bersifat sementara, dan Penetapan Gubernur Kalimantan Timur tanggal 14 Agustus 1950 Nomor 186/OPB/92/14.

Lahirnya UU Nomor 27 tahun 1959 tanggal 29 Desember 1959 memberikan momentum yang sangat penting yakni terlepasnya kewedanaan Batu Besar dari wilayah daerah Swatantra Tingkat II Pasir dan dimasukkan ke dalam wilayah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Pada tanggal 3 Agustus 1961 Daerah Swatantra Tingkat II Pasir dimasukkan ke dalam Wilayah Kal;imantan Timur. Pada tanggal 29 Desember 1961 dilaksanakanlah serah terima oleh Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan H.Maksid kepada Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Timur APT. Pranoto di Departemen Dalam Negeri – Jakarta.

Melalui perjuangan Bupati Paser HM.Ridwan Suwidi dan Wakil HM.Hatta Garit Kabupaten Pasir berubah menjadi Kabupaten Paser yang ditandai dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2007.

TANGGAL 29 DESEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI JADI KABUPATEN PASER

Nama – nama Bupati Kepala Daerah Kabupaten Paser

no

nama

jabatan

tahun

1

M.Fadlan

Penguasa Daerah

1961

2

Soebrata Yoeda Soebrata

Pejabat Bupati

1961

3

M.Djamdjam

Bupati

1961 - 1962

4

Drs.Yahmo Hadisoekrisno

Bupati

1962 - 1965

5

Soerono

Pejabat Bupati

1965

6

M.Saleh Nafsi, SH.

Bupati

1965 - 1979

7

Drs.Badarani Abbas

Bupati

1979 - 1984

8

Ir.Sulaiman Ismail

Bupati

1984 - 1988

9

Drs.Syahrul Effendi Busra

Pelaksana Tugas

1988 - 1989

10

Drs.Ahmad Ramli

Bupati

1989 - 1999

11

Drs.Arifin Saidi

Pejabat

1999

12

Drs.Yusriansyah Syarkawi

Bupati

1999 - 2004

13

H.Adi Buhari SE.

Pejabat Bupati

2004 - 2005

14

HM.Ridwan Suwidi

HM.Hatta Garit

Bupati

Wakil Bupati

2005 - 2010

 

Pemerintahan

Dasar Hukum :   a. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959

                                b. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2002

Sebelum adanya pemekaran kabupaten, Kabupaten Paser memiliki 12 Kecamatan, termasuk Kecamatan Penajam, dan Kecamatan Sepaku. Pada saat Pemekaran Kabupaten, Kabupaten Induk adalah Kabupaten Paser sedangkan Pemekaran adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (termasuk Kecamatan Sepaku) dengan Ibukotanya Penajam.

Setelah pemekaran tersebut, Kabupaten Paser hanya memiliki 8 Kecamatan, dan pada tahun 2003 lalu terjadi pemekaran Kecamatan   Tanjung Aru menjadi  Tanjung Harapan dan Batu Engau dan Kecamatan Batu Sopang menjadi Kecamatan Muara Samu dan Kecamatan Batu Sopang.

Pusat Pemerintahan berada di Kota Tanah Grogot sekaligus sebagai pusat ibukota Kabupaten Paser.

Kecamatan dan desa di Kabupaten Paser :

Makna Lambang

a.       Lambang berbentuk perisai bersudut lima yang berarti perisai pelindung dalam perjuangan untuk mencapai cita-cita.

b.      Empat ruas rotan yang melingkar, melambangkan ikatan kesatuan perjuangan.

c.       Bintang bersudut lima dengan warna kuning emas dan diatasnya diatasnya terdapat pita yang bertuliskan Kabupaten Paser yang mengandung arti :

1.       Bintang adalah falsafah Pancasila sebagai falsafah Negara Republik Indonesia

2.       Kabupaten Paser pada pita berwarna kuning adalah Daerah Kabupaten Paser

d.      Daun rotan menggambarkan salah satu hasil kekayaan yang dimiliki Kabupaten Paser.

e.      Setangkai padi beserta sebuah kapas melambangkan gairah masyarakat Kabupaten Paser dalam membangun wilayahnya untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan dengan usaha dengan kemampuan sendiri.

f.        Anjat (butah) dengan silangan parang terhunus dan tombak sumpitan diartikan :

1.       Sebagai wadah penghidupan dan kelestarian budaya masyarakat Kabupaten Paser.

2.       Patriotik serta kesiapsiagaan mendasari jiwa daerah Kabupaten Paser dalam membina masyarakat yang adil dan makmur.

Arti Warna pada Lambang

a.       Warna biru muda berarti kesetiaan, ketekunan dan ketabahan.

b.      Warna kuning berarti kejayaan, kebesaran, kesejahteraan, kebijaksanaan dan kecerdasan.

c.       Warna hijau berarti kesuburan.

d.      Warna coklat berarti kekompakan, kekuatan dan kemampuan

e.      Warna putih berarti kemurnia, kebersihan, kesucian dan keikhlasan

f.        Warna hitam berarti kesungguhan dan keampuhan

Letak Geografis

Kabupaten paser terletak di Kalimantan Timur Bagian Selatan secara geografis berada di jalur garis khatulistiwa dengan posisi 00˚45’18,37’’ - 2˚27’20,82’’ Lintang selatan dan 115˚36’14,5’’ - 166˚57’35,03’’ Bujur Timur

Batas Wilayah

Berbatasan dengan Kabupaten Kutai di sebelah Utara dan Penajam Paser Utara dan Selat Makassar di sebelah Selatan dengan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan di sebelah Barat dengan Kabupaten Tabalong Propinsi Kalimantan Selatan.

Kecamatan, Luas Wilayah, Banyaknya Penduduk, Rata-rata/km2

No

Kecamatan

Luas Wilayah

(km2)

Banyaknya Penduduk

Rata-rata /km2

1

Batu Sopang

  1.111,38

  12.076

  10.87

2

Muara Samu

       855,25

      3,673

      4,29

3

Batu Engau

  1.506,45  

      9.299

   6,17

4

Tanjung Harapan

      714,05

     6.695

   9,38

5

Pasir Belengkong

      990,11

  21.725

  21,94

6

Tanah Grogot

       335,58

  48,780

  29,08

7

Kuaro

       747,30

  21,728

  27,63

8

Long Ikis

  1.204,22

  33,277

  27,63

9

Muara Komam

  1.753,40

  10,897

   6,21

10

Long Kali

  2.385,39

  22,967

   9,63

 

           jumlah

11.603,14

191,117

  16,47

 

Luas wilayah Kabupaten Paser ± 11.603,14 km2 dengan luas daratan ± 1.085.118 hektare dan sisanya adalah rawa, pantai dan danau. Lahan digunakan untuk pemukiman sekitar 1,00%, perkebunan 8,64%, perikanan tambak dan kolam o,35 %, selebihnya berupa hutan 78,58% serta tanah kosong 1,98%.

 

Topografi

1.       Bagian Timur merupakan dataran rendah, landai hingga bergelombang, bentangan daerah ini dari utara hingga selatan, melebar di bagian selatan yang terdiri dari rawa-rawa dan daerah aliran sungai serta jalan Negara Penajam - Kuaro - Kerang Dayo.

2.       Bagian Barat merupakan daerah dataran yang bergelombang, berbukit dan bergunung sampai ke perbatasan Propinsi Kalimantan Selatan. Di daerah ini terdapat beberapa puncak yaitu gunung Serumpaka (1.380 m), Gunung Lumut (1.233 m), serta gunung Rambutan dan gunung halat dibawah 1000 m.

 

 

SARANA DAN PRASARANA

         

1

SARANA PENDIDIKAN

     
 

NAMA SEKOLAH

NEGERI

SWASTA

JUMLAH

 

TK

1 buah

52 buah

53 buah

 

SD/Mi/SDLB

209 buah

14 buah

223 buah

 

SLTP/SLTPLB/MTs

34 buah

12 buah

46 buah

 

SLTA/Kejuruan

9 buah

16 buah

25 buah

 

Perguruan Tinggi

 

3 buah

3 buah

         

2

FASILITAS RUMAH IBADAH

     
 

Masjid

Musholla

Gereja

Wihara

 

257

232

13

1

 

 

       

3

FASILITAS KESEHATAN

     
 

Rumah Sakit Umum

1 buah

   
 

Klinik Swasta

1 buah

   
 

Puskesmas

17 buah

   
 

Puskesmas Pembantu

87 buah

   
 

Puskesmas Keliling

17 buah

   
         

4

SARANA HIBURAN DAN PARIWISATA

   
 

Goa Losan

Kecamatan Muara Komam

 
 

Goa Tengkorak

Kecamatan Batu Kajang

 
 

Goa Loyang

Kecamatan Batu Kajang

 
 

Pemandian Air Panas

Kecamatan Long kali

 
 

Museum Sadurangas

Kecamatan Pasir Belengkong

 
 

Pemakaman Raja-raja

Kecamatan Pasir Belengkong

 
 

Danau BHP

Kecamatan Batu Engau

 
 

Taman Hutan Raya Petangis

Kecamatan Batu Engau

 
 

Galeri Puteri Petung

Plaza Kandilo

 

 
 

Air Terjun Doyam Toru

Desa Lempesu

 

 
         

5

SARANA PERHOTELAN

     
 

Hotel Bumi Pasir

     
 

Hotel Mama Rina

     
 

Hotel Lorus

     
 

Hotel Grogot Indah

     
 

Hotel Mariola

     
 

Hotel Indah

     
 

Penginapan Rindang Banua

     
         

7

SARANA PERBANKAN

     
 

Bank Kaltim

     
 

Bank BNI 46

     
 

Bank Rakyat Indonesia

     
 

Bank Danamon

     
 

Bank Mega

     
 

Bank Mandiri

     
  Bank Muamalat      
         
         
         
         
         
         
         

 

Kabupaten Paser merupakan wilayah Propinsi Kalimantan Timur yang terletak paling selatan, tepatnya pada posisi 00 45'18,37" - 20 27'20,82" LS dan 1150 36'14,5" -1660 57'35,03" BT. Kabupaten Paser terletak pada ketinggian yang berkisar antara 0 - 500 m di atas permukaan laut. Di sebelah utara, Kabupaten Paser berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Selat Makasar, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Kota Baru, Propinsi Kalimantan Selatan, serta di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Tabalong, Propinsi Kalimantan Selatan.

Luas Wilayah Kabupaten Paser saat ini adalah 11.603,94 km2, terdiri dari 10 Kecamatan dengan 106 buah Desa/Kelurahan dan empat buah UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi), serta dengan jumlah penduduk pada tahun 2003 mencapai 172.608 jiwa, atau memiliki kepadatan penduduk 15 jiwa/Km2. Kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Paser adalah Kecamatan Long Kali, dengan luas wilayah 2.385,39 km2, termasuk di dalamnya luas daerah lautan yang mencapai 20,50 persen dari luas wilayah Kabupaten Paser secara keseluruhan, sedangkan kecamatan yang luas wilayahnya terkecil adalah Kecamatan Tanah Grogot, yang mencapai 33,58 Km2 atau 2,89 persen.

Dari segi konstelasi regional, Kabupaten Paser berada di sebelah Selatan Propinsi Kalimantan Timur. Posisinya dilintasi oleh jalan arteri primer (jalan negara/nasional) yang menghubungkan Propinsi Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan. Pada bagian timur Kabupaten Paser melintang selat Makassar, yang dimasa yang akan datang memiliki prospek dan fungsi penting sebagai jalur alternatif pelayaran internasional. Pelabuhan laut utama di Kabupaten Paser, yaitu Pelabuhan Teluk Adang terletak 12 Km ke arah utara ibukota Kabupaten (Kota Tanah Grogot), sedangkan Kota Tanah Grogot berjarak lebih kurang 145 Km dari Kota Balikpapan, atau 260 Km dari Ibukota Propinsi Kalimantan Timur (Kota Samarinda)

 

Tahun 2007, Jumlah penduduk Kab.Paser mengalami peningkatan sebesar 3,28 Persen dibanding tahun 2006. Dengan luas wilayah seluas 11.603,94 Km2, Kepadatan penduduk Kab.Paser sebesar 16,47 Jiwa/Km2 atau dengan kata lain setiap 1 Km2 wilayah yang ada di Kab.Paser dihuni oleh 16-17 Orang sampai dengan tahun 2007, Perkebunan penduduk di Kabupaten Paser masih dapat dikatakan belum merata. Hal ini terlihat jelas dari distribusi penduduk pada masing-masing kecamatan.

 

Kecamatan tanah Grogot merupakan Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk cukup tinggi (25,52 % dari total penduduk) dibandingkan kecamatan lain. Dengan luas wilayah yang relative cukup sempit mengakibatkan tingkat kepadatan penduduk dikecamatan ini cukup tinggi (145.36 Jiwa/Km2) bahkan lebh tinggi dari tingkat kepadtan penduduk Kab.Paser. Sedangkan Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk relative sedikit adalah Kecamatan Muara Samu, Tanjung Harapan dan Batu Engau.

 

TENAGA KERJA

 

Tahun 2007, angka beban tanggungan penduduk usia produktif (15-64) di Kabupaten Paser sebesar 52.00, angka ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun 2006, yaitu sebesar 51.55.

Proposi pekerja menurut lapangan pekerjaan merupakan salah satu ukuran untuk melihat potensi perekonomian suatu wilayah. Hal ini dikarenakan indicator tersebut merupakan cerminan perekonomian suatu wilayah. Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, sector pertanian (51.75%) merupakan sector dominant yang paling banyak menyerap tenaga kerja dua sector lainyang juga banyak menyerap tenaga kerja adalah sector perdagangan (9.37%) dan jasa (16.61).

 

 

Perindustrian , Pertambangan , Energi dan Konstruksi

 

Berdasarkan data Dinas Perindustrian , jumlah perusahaan yang bergerak dibidang industri kimia, agro dan hasil hutan pada tahun 2006 sebanyak 875 perusahaan dan tahun 2007 turun menjadi 848 perusahaan . Perusahaan tersebut terbagi menjadi 3 klaster, yaitu; perusahaan perusahaan industri menengah dan besar; industri kecil formaldan industri kecil non formal. Drai jumlah Perusahaan Industri yang ada pada tahun 2007 tersebut hanya mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3.261 orang jika dibanding tahun 2006, penyerapan tenaga kerja mengalami penurunan sebesar 3.94 persen.

 

LISTRIK

 

Pasokan listrik di Kabupaten Paser hampir 100% dipenuhi oleh PT.PLN yang hanya mengandalkan Pembangkit listrik tenaga diesel. Berdasarkan catatan PT. PLN energi listrik yang diproduksi/dibangkitkan selama tahun 2006 sebesar 26.438.939 Kwh dan tahun 2007 meningkat menjadi 51.565.217 Kwh.  

 

AIR MINUM

 

Perusahaan yng mengelola air bersih di Kabupaten Paser adalah Perusahaan Daerah Milik Daerah  (PDAM). Jumlah unit pelayanan air bersih yang dikelola oleh PDAM pada tahun 2007 ada sebanyak 8 unit dengan ditambahnya 1 unit baru di kecamatan Paser Belengkong. Jumlah pelanggan keseluruhan pada tahun 2006 sebanyak 9.001 pelanggan dan tahun 2007 bertambah menjadi 9.510 pelanggan atau naik sebesar 5.65 persen. Seiring dengan kenaikan jumlah pelanggan, PDAM terus berupaya menaikan produksi air minum.Dibanding tahun sebelumnya, produksi air minum PDAM pada tahun 2007 mengalami kenaikan sebesar 9.26 persen dibandingkan tahun 2006.

 

 

 

Tanaman Pangan

 

Dari tahun ke tahun produksi padi di Kab.Paser terus mengalami peningkatan tahun 2007, Produksi padi Kab.Paser mencapai 52.856 ton. Angka ini jika dibandingkan dengan tahun 2006 mengalami peningkatan sebesar 37.21 persen sedang untuk tanaman palawija cenderung mengalami penurunan peningkatan nilai produksi padi Kab.Paser ini lebih disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah peningkatan luas tanam dan luas panen padi serta peningkatan nilai produktivitas komoditi tersebut.

 

Kehutanan

 

Tahun 2007 produksi kehutanan berupa kayu bundar di Kab.Paser mengalami peningkatan sebesar 19.60 persen dibandingkan tahun 2006. Tahun 2006 produksi kayu bundar Kab.Paser sebanyak 169.817.01 M3 dan tahun 2007 meningkat menjadi 203.097.29 M3 selain produksi kayu bundar,produksi kehutanan lainnya adalah jenis rotan kab.Paser mencapai 207.842.60 M3 dan sirap sebanyak 180.000.00 M3.

 

Perkebunan

 

Produksi kelapa sawit Kab.Paser tahun 2007mencapai 653.739.780 ton. Nilai produksi ini jika dibandingkan dengan tahun 2006 mengalami peningkatan sebesar 9.65 persen . Tanaman perkebunan lain yang juga merupakan tanaman unggulan di Kab.Paser adalah tanaman karet.Tahun 2006 , produksi karet Kab.Paser hanya sebanyak 6.760.820 tong dan tahun 2007 meningkat menjadi 7.339.990 ton.

 

Peternakan

 

Jumlah ternak yang ada di Kab.Paser pada tahun 2007 cenderung mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2006. Ternak yang mengalami peningkatan cukup significant meliputi ternak ayam ras baik untuk ayam ras petelur. Ternak yang mengalami penurunan adalah jenis ternak kerbau,domba dan rusa. Hal ini karena peternak khusus yang menangani ketiga jenis tersebut memang belum ada.

 

Perikanan

 

Perikanan dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu perikanan air laut dan perikanan air darat. Perikanan air laut yaitu semua jenis perikanan yang diambil dari laut seperti ikan.udang,kepiting dan kerang-kerangan. Perikanan darat dibedakan menjadi perikanan laut maupun perikanan darat pada tahun 2007 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2007, produksi perikanan laut Kab.Paser mencapai 13.108.7 ton sedangkan pada tahun 2006 hanya sebesar 12.225.5 ton sedangkan untuk perikanan darat dari 3.615.6 ton pada tahun 2006 meningkat menjadi 8.059.4 ton pada tahun 2007.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Thu, 15 Sep 2011 @11:58

Copyright © 2014 Jimi paser · All Rights Reserved